Posted on Leave a comment

DUA PETUNJUK BISNIS DALAM AL QURAN

Oleh. Maulana Ishak
Alumni MSP FPIK IPB angkatan 43
Owner PT Nusantara Multi Jaya, Produsen Perhiasan Mutiara, Merk Dagang “LOMBOK PARADISE”

Layaknya TOYOTA yang memproduksi sebuah mobil, maka TOYOTA melengkapinya dengan buku petunjuk mengenai mobil yang diproduksinya. Maka Allah SWT Sang Pencipta pun menurunkan petunjuk bagi manusia (Khalifah) di muka bumi, yaitu : Al Qur’an. Allah SWT sampaikan

ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ
Artinya
Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,

Jika kita termasuk orang-orang yang yakin, maka kita akan mempelajari petunjuk dalam setiap aspek kehidupan, termasuk BISNIS. Al Qur’an adalah petunjuk bagi manusia untuk menapaki kehidupan, setuju?. Jika setuju, seharusnya kita juga meyakini tanpa keraguan bahwa apa yang tertulis di dalam Al Qur’an adalah FITRAH (Sifat Dasar Penciptaan) bagi manusia. FITRAH manusia adalah menginginkan SURGA (berisikan kesenangan) dan menghindari NERAKA (berisikan kesengsaraan), benar?. OKE kita lanjut.

Menurut saya pribadi (Penulis), BISNIS yang baik adalah BISNIS yang mampu menjadi solusi atas apa yang dibutuhkan oleh pembeli/Mitra/Client, sehingga Pembeli/Mitra/Client dengan IKHLAS melakukan pertukaran antara apa yang ia butuhkan dengan sejumlah UANG kepada penyedia kebutuhannya. Coba sebutkan bisnis yang bertahan dan berkelanjutan, hakikat yang mereka jual/tawarkan itu sebetulnya apa? Yes. Yang mereka tawarkan sesungguhnya adalah CARA mendapatkan kesenangan pada setiap tingkatan manusia, dan CARA menjauhkan diri dari kesengsaraan pada setiap timgkatan manusia.

Contoh untuk CARA mendapatkan kesenangan. Cafe n Resto, Tour n Travel, Pakaian, Property, dan lainnya. Namun tingkatan kesenangan manusia itu berbeda, ada yang jalan-jalan ke Danau naik bebek-bebakan saja sudah SENANG lagi BAHAGIA, maka ada pertukaran uang dengan kebutuhan akan bebek-bebekan yang tentunya IKHLAS dikeluarkan ketika bertamasya. Di tingkatan lain, ada yang harus ke BALI dan menginap di hotel bintang lima untuk mendapatkan kesenangan dan kebahagiaan. Intinya, manusia bersedia menukarkan hasil jerih payahnya untuk mendapatkan SURGA kecilnya di dunia, yaitu : KEBAHAGIAAN dalam kehidupannya.

Contoh CARA menjauhkan diri dari kesengsaraan. Asuransi, obat-obatan kesehatan, pengacara (kuasa hukum), dan lain sebagainya, dan lagi-lagi pada level tertentu berdasarkan kemampuan si manusia dalam menjauhkan diri dari kesengsaraan. Seseorang ada yang ikut asuransi pendidikan, asuransi kesehatan, asuransi mobil, hingga asuransi aset dan harta benda lainnya, karena menurut mereka asuransi adalah solusi ketika penderitaan berupa sakit, bayar sekolah anak, kehilangan harta benda dan lain sebagainya. Di sisi lain ada yang hanya butuh asuransi kesehatan saja, atau paling tidak ditambah asuransi pendidikan. Point pentingnya manusia selalu menghindarkan diri dengan sekuat tenaga dari NERAKA yang penuh kesengsaraan sejak berada di dunia.

Nah, lalu apa hubungannya dengan tema BERBISNIS DENGAN IMAN? Jika kita yakin bahwa Al Qur’an adalah petunjuk karena sesuai dengan FITRAH manusia maka perhatikan isi Al Quran, apa saja yang membuat manusia memperoleh SURGA (Kebahagiaan) maka kita suplay hal tersebut, lalu apa saja yang membuat manusia memperoleh NERAKA (Kesengsaraan) maka kita suplay sesuatu yang dapat menjauhkannya. Maka dengan prinsip bisnis ini akan muncul keikhlasan dari pembeli/client dalam menukar UANGnya dengan apa yang ia butukan, sesuatu yang mendatangkan BAHAGIA dan sesuatu yang menjauhkannya dari SENGSARA.

Posted on Leave a comment

MENSOSIALISASIKAN SURGA DENGAN PERHIASAN MUTIARA

Kerang Mutiara

Oleh. Maulana Ishak

Alumni MSP FPIK IPB Angkatan 43
Owner PT. Nusantara Multi Jaya, Produsen Perhiasan Mutiara, Merk Dagang “Lombok Paradise”

Secara fitrah manusia akan menyukai mutiara, emas dan sutra karena ketiganya adalah benda surga yang akan diberikan Allah SWT di dalam Surga ‘Adn kepada manusia sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Faatir ayat 33 yang berbunyi : 

جَنَّٰتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا يُحَلَّوْنَ فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِن ذَهَبٍ وَلُؤْلُؤًا ۖ وَلِبَاسُهُمْ فِيهَا حَرِيرٌ

Artinya :

(Mereka akan mendapat) Surga ‘Adn, mereka masuk ke dalamnya, di dalamnya mereka diberi perhiasan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka di dalamnya adalah sutra.

Namun memang tidak semua diberikan kesempatan untuk mendapatkan ketiga barang ini di dunia, ada yang Allah SWT mudahkan, ada yang Allah SWT tangguhkan dan Allah SWT berikan di akhirat kelak (di Surga).

Mutiara adalah Salah satu keindahan Surga yang Allah SWT turunkan ke dunia sebagai pembelajaran. Kita mulai dengan memahami firman Allah SWT dalam QS. Al Hajj ayat 23 yang berbunyi

إِنَّ ٱللَّهَ يُدْخِلُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ جَنَّٰتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ يُحَلَّوْنَ فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِن ذَهَبٍ وَلُؤْلُؤًا ۖ وَلِبَاسُهُمْ فِيهَا حَرِيرٌ

Artinya : 

Sungguh, Allah akan memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Di sana mereka diberi perhiasan gelang-gelang emas dan mutiara, dan pakaian mereka dari sutra.

Jelas Allah SWT ajarkan cara agar kelak Allah SWT memberikan kasih sayang Nya kepada kita di Surga dengan cara BERIMAN dan MENGERJAKAN KEBAIKAN.

Meminjam teori psikologi bahwa manusia akan lebih mudah memahami sesuatu dalam WUJUD NYATA, maka Allah SWT memberikan pelajaran kepada kita semua mengenai sekelumit keindahan Surga melalui Emas, Mutiara dan Sutra yang Allah SWT sengaja turunkan ke dunia agar manusia memahami sekelumit keindahan surga dalam WUJUD NYATA yang berada di dunia.

Perlu kita ingat bersama 5 ayat pertama yang Allah SWT turunkan kepada Rasulullah SAW, yaitu QS. Al Alaq ayat 1-5, cobaperhatikan pada ayat ke 5, Allah SWT berfirman

عَلَّمَ ٱلْإِنسَٰنَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

Artinya

Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.

Ya. Allah SWT mengajarkan kepada kita mengenai sesuatu yang tidak ketahui melalui ayat-ayat yang berada di dalam Al Qur’an dan Alam Semesta, Allah SWT hendak mengajarkan kepada kita betapa indahnya Surga melalui Mutiara, Emas dan Sutra. Semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan senantiasa mempelajari Al Qur’an dan Alam Raya ini, sehingga kita termasuk orang-orang yang dimaksud oleh Rasulullah SAW melalui Hadist dari Mu’awiyah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِى الدِّينِ

“Barangsiapa yang Allah kehendaki mendapatkan seluruh kebaikan, maka Allah akan memahamkan dia tentang agama.” (HR. Bukhari no. 71 dan Muslim no. 1037).

Selanjutnya saya ingin sampaikan keinginan kecil saya melalui usaha mutiara ini, yaitu : Kita Sosialisasikan keindahan Surga kepada orang-orang sekitar kita, agar kita dan orang-orang sekitar kita memahami keindahan surga sehingga pada akhirnya memiliki “CITA-CITA MENDAPAT SURGA” yang mendorong kita semua senantiasa berusaha menjadi orang yang BERIMAN dan MENGERJAKAN KEBAIKAN.

Meminjam sebuah pernyataan dari seorang trainer terkemuka “Bagaimana anda bisa kaya jika cita-cita menjadi kaya saja tidak berada dalam benak anda?”, Maka boleh saya ubah sedikit kalimatnya “Bagaimana kita bisa mendapat surga jika cita-cita mendapat surga saja tidak ada dalam benak kita?”.

Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan kelancaran dalam perniagaan ini, seraya kita dakwahkan keindahan Surga melalui mutiara dengan semangat bahwa kita semua harus memiliki CITA-CITA MENDAPATKAN SURGA, baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Posted on Leave a comment

Mutiara Muncul dari Mulut Kerang, Ini Prosesnya

Mutiara alami dari kerang
Mutiara laut selatan / South Sea Pearl

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa mutiara, berasal dari kerang tiram. Namun, bagaimana dan mengapa prosesnya, tak banyak yang tahu persis.

Sesungguhnya, tiram membentuk mutiara atas respon pembelaan diri dari objek asing. Proses pembentukan bermula ketika pasir, parasit, atau material organik lainnya menyusup masuk dari cangkang tiram yang terbuka, dan mengenai bagian mantel, lapisan yang melindungi organ dalam tiram. Dalam beberapa kasus, objek asing turut melukai bagian tubuh tiram.

Tubuh tiram pun menganggap objek asing sebagai potensi ancaman, dan mantel-nya menghasilkan lapisan yang disebut nacre–dijuluki juga ‘ibu mutiara’–yang menyelubungi objek asing tersebut.

Kerusakan yang terjadi pada bagian luar kerang, yang berakibat pada mantel, juga memicu respon yang sama untuk memperbaiki kerusakan,

Zat nacre terdiri dari kalsium karbonat, dalam bentuk mineral aragonite dan calcite. Sedangkan protein conchin dan perlucin, yang membentuk zat conchiolon kurang lebih berfungsi sebagai ‘lem’ yang merekatkan lapisan-lapisan. Jika mineral aragonite memiliki sifat mirip kristal, conchiolin berpori.

Digabungkan dengan lapisan-lapisan yang nyaris transparan, jadilah mutiara yang berkilau.

Seiring waktu, lapisan nacre terus terbentuk, memisah dari bagian tubuh kerang, dan mutiara pun semakin terbentuk. Tubuh tiram turut menjadi faktor bentuk jadi mutiara tersebut.

Proses pembentukan ini sama baik pada tiram di alam liar maupun yang diternakkan. Bagaimanapun, walau pada umumnya perlu tes sinar-X untuk menentukan apakah sebuah mutiara terbentuk alami atau hasil ternak (mutiara alami memiliki pusat yang ukurannya mikro, sehingga memiliki garus-garis lingkaran yang terlihat jika dibelah, mutiara alami jauh lebih mahal sebab lebih langka, terutama jenis mutiara bulat sempurna yang diincar untuk membuat perhiasan.

Pada mutiara hasil ternak, tiram dibiarkan tumbuh hingga dua sampai tiga tahun dalam kandang yang digantungkan di dalam air yang mendukung kehidupan di tiram. Ketika si tiram sudah mencapai usia dewasa, baru mereka bisa digunakan untuk memproduksi mutiara.

Walau ada variasi dari metode yang digunakan, dengan mutiara air asin, petani umumnya menggunakan nuclei, yakni bola-bola dari cangkang kerang remis yang ditumbuk dan dipoles, berukuran 2,5 hingga 8 mm diameternya.

Pemilihan nuclei bukan hanya bertujuan untuk memaksimalkan kemungkinan terbentuknya mutiara bulat sempurna, namun juga karena material inti yang digunakan perlu memiliki zat-zat yang sama dengan nacre. Jika tidak, bagian intinya akan melebar cepat ketika dipanaskan, seperti dalam proses pengeboran lubang ketika mutiara akan dibuat menjadi kalung atau gelang, dan lapisan nacre luarnya akan mudah pecah.

Dengan kerang air tawar, nuclei jarang digunakan, walau ada pengeculian dalam tahap membuat mutiara menjadi aksesoris.

Baik dalam peternakan tiram air tawar maupun air asin, ketika seekor tiram sudah cukup dewasa, tiram diangkat dari air dan ditempatkan di lokasi yang kering dan teduh selama satu setengah jam. Nantinya, cangkang mereka akan terbuka. Peternak mutiara akan melebarkan bukaan di cangkang tiram dengan penahan, sedangkan tiram yang tidak membuka akan dikembalikan ke air dan akan melalui proses yang sama hingga membuka.

Ketika sudah terbuka, tiram akan dipindahkan ke area lain di mana pekerja kemungkinan akan dengan lembut membuka cangkang lebih lebar lagi. Proses ini tak boleh dipaksakan, sebab membuka cangkang tiram terlalu lebar bisa membunuh mereka.

Pada kerang yang diternakkan dengan bola nuclei, pertama-tama dibuat irisan kecil di bagian lunak tubuh tiram peliharaan, untuk memasukkan nuclei bersama jaringan mantel berbentuk persegi yang diternakkan dari tiram lainnya. Secara umum, satu tiram yang mati bisa menghasilkan mantel yang cukup untuk 15 kali penanaman, sehingga jaringannya tetap hidup mampu memicu nacre setelah diletakkan selama beberapa jam.

Baik nuclei dan jaringan mantel perlu tetap bersentuhan satu sama lain sehingga bakal mutiara dipastikan terbentuk.

Pada kerang yang diproses mutiaranya dengan cara biasa, yang umumnya kerang air tawar, hanya sebagian kecil dari jaringan hidup yang dimasukkan.

Perbedaan lain antara keduanya adalah, pada mutiara hasil ternakan, sejumlah puluhan mutiara bisa ditumbuhkan dalam waktu bersamaan. Inilah mengapa mutiara air tawar pada umumnya lebih murah dibanding mutiara air asin, walau hasil akhirnya tidak jauh berbeda. Umumnya, mutiara air asin lebih sering berbentuk bulat sempurna, sementara mutiara air tawar berbentuk lonjong.

Namun, dalam kedua prosesnya, setelah penanaman selesai, penahan dilepaskan dan tiram dikembalikan dalam air.

Proses keseluruhan bisa membuat si tiram shock. Maka dari itu, setelah proses pembentukan mutiara, si tiram perlu diistirahatkan selama enam minggu. Setelahnya, proses diulang.

Tiram yang tak bertahan hidup karena shock akan tak bisa digunakan lagi. Bagi tiram sehat, di mana proses penanaman sukses, mereka bisa diternakkan untuk menghasilkan mutiara selama 5-6 tahun. Walau begitu, tiram dengan bola nuclei bisa diambil mutiaranya dalam waktu yang lebih cepat, antara 6 sampai 12 bulan.

Pun begitu, sesungghuhnya hanya setengah dari tiram yang pada bertahan hidup selama proses dilakukan.

Dari mutiara itu, hanya sekitar 5 persen memiliki kualitas yang cukup tinggi untuk melalui proses selanjutnya menjadi perhiasan berharga. Setelahnya, perlu dilakukan seleksi terhadap lebih dari 10.000 mutiara untuk mencari mutiara yang serupa dalam warna, bentuk, dan ukuran dalam membuat satu kalung saja.

sumber : https://www.liputan6.com/global/read/2421910/mutiara-muncul-dari-mulut-kerang-ini-prosesnya
Oleh :Indy Keningar

Posted on Leave a comment

Kenali 8 Jenis Mutiara yang terkenal

Kenali jenis-jenis mutiara di dunia
Kenali jenis-jenis mutiara di dunia

Hallo pecinta mutiara. Sebelum memutuskan untuk membeli mutiara ada baiknya kita mengenal jenis-jenis mutiara yang populer di dunia. yuk simak 8 jenis mutiara berikut:

  1. Mutiara laut selatan (south sea pearl)

    mutiara lombok adalah jenis mutiara yang berharga tinggi dan terkenal akan kualitasnya yang luar biasa, besarnya diatas rata-rata jenis mutiara lain, berukuran mulai dari 8mm-22mm, namun sebagian besar produksi antara 10mm-14mm. Mutiara ini tumbuh dengan baik di Lombok, kepulauan Indonesia Timur, di perairan hangat Filipina, Burma dan Australia. Di Lombok sendiri tiram yang menghasilkan mutiara jenis ini adalah tiram Pinctada Maxima. Mutiara ini termasuk yang paling langka dan budidayanya lebih sulit makanya harga jadi jauh lebih mahal.
  2. Mutiara Akoya

    Akoya jenisnya bulat, putih, berkilau dengan cahaya mawar, tampak anggun dan lembut, dianggap salah satu yang terbaik dan paling populer di dunia. Nama mutiara akoya berasal dari kata bahasa Jepang, ukurannya relatif kecil (tiram Pinctada Fucata). Akoya dibudidayakan di air asin tiram di perairan dingin dari kepulauan Jepang. Dari 5 nukleus Akoya hanya 1 yang menghasilkan mutiara dan sebagian kecil saja yang kualitasnya permata.

    Akoya berukuran mulai dari 2mm-10mm. Kebanyakan berwarna putih sampai krim, dengan kilau mulai dari warna mawar sampai berwarna emas. Mutiara Akoya hasil budidaya sangat berkilau, hampir selalu bulat konsisten, sangat cantik dengan warna yang putih bersih, atau berwarna seperti baja mengkilat.
  3. Mutiara Tahitian

    Namanya berasal dari Kepulauan tropis Tahiti. Sekarang budidayanya tidak hanya di Tahiti tetapi juga Kepulauan Cook dan tempat-tempat lain di Pasifik Selatan. Mutiara ini ukurannya lebih besar dari Akoya soalnya tiramnya juga besar. Warnanya hitam alami dan berkisar silver, keunguan, kebiruan atau kehijauan. Ukurannya berkisar dari 7mm sampai 20mm, sebagian besar produksi diantara ukuran 10mm ke 14mm.

    Jenis mutiara Tahitian dibudidayakan dari jenis tiram berbibir hitam jenis Pinctada, dan menghasilkan jenis mutiara yang sangat besar. Tiram ini sangat sensitif terhadap proses budidaya mutiara, yang membuat jenis mutiara ini sangat mahal untuk diproduksi.
  4. Mutiara Biwa

    Mutiara ini mirip dengan Akoya kalau dipakai tapi harganya lebih terjangkau kantong. Meski harganya terjangkau tapi mutiara ini tetap memiliki kualitas yang baik lho, jangan salah. Warnanya pun bermacam-macam mulai dari pink, peach, lavender dan yang besar ada yang memiliki warna seperti mutiara tahitian yaitu hitam kehijauan.
  5. Mutiara air tawar

    Jenis mutiara air tawar bulat memiliki kualitas baik namun harganya terjangkau dan disukai pasaran saat ini. Berbeda dengan jenis mutiara air tawar yang berbentuk beras, jenis mutiara ini sebagian besar berbentuk bulat dengan ukuran 6mm- 8mm dan terlihat sangat mirip dengan Akoya ketika dipakai (tetapi dengan harga terjangkau).

    Warna yang muncul dapat berwarna lavenders, pink, dan peach; dan beberapa mutiara yang bulat dan besar dapat seperti warna Tahiti (hitam kehijauan) atau Mutiara Biwa.

    Mutiara ini dihasilkan dari proses yang agak rumit lho ternyata. Satu kerang bisa dipanen berkali-kali dan di dalam satu kerang bisa menghasilkan banyak mutiara. Meski mutiara ini berasal dari Jepang tapi jenis mutiara air tawar Cina sudah dibudidayakan sejak 1970an di Sungai Yangtze, Cina.
  6. Mutiara Abalone

    Mutiara jenis ini bentuknya nggak seperti mutiara dan yang menarik adalah warna-warnanya. mutiara Mabe yang dibentuk pada kerang abalone dari Selandia Baru dan Meksiko ini warnanya hijau dan biru brilian. Soal harga emang agak mahal. Nggak heran juga karena bentuknya indah gitu kalau udah dibuat jadi aksesoris. Ada yang berminat koleksi?
  7. Mutiara Keshii

    Dalam bahasa Jepang keshii artinya ‘kecil’ dan memang jenis kerang ini ukurannya kecil-kecil. Mutiara ini kecil dan nggak memilki inti / nucleus. Ukurannya berkisar antara 10 mm. Mutiara keshii tumbuh di otot adductor tiram mutiara. Kadang-kadang dalam proses budidaya mutiara akan dimasukkan bahan yang agak sedikit berbeda yaitu agak kecil pada Mantel tiram ini sehingga hasilnya adalah jenis mutiara yang disengaja kecil. Mutiara ini hampir seperti jenis mutiara alami, hampir semua nacre dalam bentuk-bentuk bebas acak. Negara yang banyak membeli mutiara ini adalah Arab.
  8. Mutiara Mabe

    Kerang penghasil mutiara Mabe ini adalah kerang Pteria Penguin. Bentuk mutiara ini setengah bola, setengah lingkaran atau kubah dome. Nacre sengaja dibiarkan tumbuh di satu sisi saja. Dari semua jenis mutiara, mutiara Mabe ini tergolong yang paling murah. Biasanya mutiara Mabe diternakkan pada tiram yang nggak bisa menghasilkan mutiara utuh.

Diantara kesemua jenis mutiara diatas, muitiara laut lombok atau yang biasa dikenal dengan mutiara laut selatan (South Sea Pearls) adalah mutiara dengan kualitas terbaik di Dunia. Jadi bagaimana, sudah memutuskan akan membelih mutiara yang seperti apa? langsung aja yuk lihat koleksi perhiasan mutiara yang kami miliki disini

Lombok Paradise menjual berbagai jenis mutiara. mutiara terbaik kami jual adalah mutiara laut lombok yang juga terkenal sebagai mutiara terbaik di dunia.