7 Indikator Mutiara Berkualitas
beli mutiara lombok premium berkkualitas
Model Canting cincin dan kalung mutiara. foto: google

Untuk menentukan kualitas mutiara, kita dapat melihat beberapa faktor berikut, diantaranya

Kilau Mutiara. Kilau mutiara merupakan identitas penting yang menujukan keindahan sebuah mutiara. Mutiara dengan kilau yang baik tentu memiliki nilai yang lebih tinggi.

Ukuran. Ukuran mutiara sangat menentukan nilai dari sebuah mutiara. Semakin besar ukuran mutiara tentu semakin besar nilainya. mutiara dengan ukuran diatas sembilan milimeter memiliki nilai yang lebih tinggi dibanding mutiara dengan ukutan dibawah lima milimeter

Bentuk. Bentuk mutiara tidak selalu bundar, tapi bisa juga membulat, simetris atau baroque. Umumnya, semakin jauh bentuk suatu mutiara dari bulat sempurna, semakin rendah nilainya.

Warna. Mutiara hasil budi daya bisa menampilkan corak yang didasari tiga komponen warna. Komponen itu terdiri dari body color, overtone, dan orient (lapisan warna-warni bak pelangi yang berkilau di permukaan mutiara). Nilai dari sebuah warna berpotensi naik jika warna tersebut banyak diminati atau langka.

Kualitas permukaan. Kondisi permukaan yang tidak merata seringkali dianggap sebagai cacat, sehingga itu menentukan kualitas permukaan sebuah mutiara. Jika, cacat-cacat tersebut sulit dilihat, nilai mutiaranya semakin tinggi.

Kualitas nakre. Mutiara dianggap kualitas nakre yang baik jika lapisan nakrenya tebal, dan dengan demikian memancarkan kilau yang sempurna dan lebih penuh. Warna kusam merupakan pertanda mutiara memiliki nakre tipis, dan oleh karenanya tampak pucat.

Kecocokan. Hal ini merupakan faktor penting dari sudut pandang pembuat perhiasan yang ingin menyusun untaian mutiara yang seragam. Istilah ini mengacu pada kekonsistenan enam faktor di atas dalam lebih dari satu mutiara, dan teramat penting untuk pola estetika.

Sumber: https://lifestyle.kompas.com/read/2013/05/02/18194770/7.Penentu.Kualitas.Mutiara

Leave a Comment

Your email address will not be published.